Khotbah Tentang Berserah Kepada Tuhan

Khotbah Tentang Berserah Kepada Tuhan – Tidak ada kehidupan manusia tanpa masalah. Di satu sisi masalah bisa menyulitkan kita, namun di sisi lain masalah memberi warna pada kehidupan kita. Tergantung bagaimana kita menyikapinya. Bila suatu masalah diselesaikan dengan bijaksana, hal itu dapat memberi kita pelajaran berharga yang akan membantu kita membangun kedewasaan pribadi. Cara bijaknya adalah dengan melibatkan Tuhan melalui doa.

Mazmur 145 ditulis Daud untuk memuji Tuhan atas setiap nikmat yang diterimanya dalam hidupnya. Mazmur ini ditulis berdasarkan pengalaman Daud yang secara langsung dan berulang kali merasakan pertolongan Tuhan dalam setiap permasalahan yang dihadapinya. Dalam Mazmur ini, Daud menekankan betapa adil dan setianya Tuhan bagi mereka yang setia kepada-Nya, yang menyerahkan hidup mereka di tangan-Nya, dan melibatkan Tuhan dalam setiap pertempuran yang mereka hadapi.

Khotbah Tentang Berserah Kepada Tuhan

Ketika suatu permasalahan menjadi rumit dan menguras emosi, cara terbaik untuk menghadapinya adalah dengan berserah diri kepada Tuhan. Sikap berserah diri kepada Tuhan merupakan wujud bagaimana kita mau mempercayakan hidup kita untuk dibentuk sesuai kehendak-Nya. Menyerah juga berarti menyerahkan segala perjuangan dengan berseru kepada Tuhan. Sikap pasrah berbeda dengan sikap pasrah. Pasrah adalah sikap percaya kepada Tuhan yang akan dibentuk sesuai kehendak-Nya, sedangkan pasrah mengandung rasa putus asa. Anak muda, marilah kita berserah diri kepada Tuhan, jangan menyerah pada keadaan. Ingat, Tuhan itu dekat dengan orang yang meminta kepada-Nya!

Berseru Kepada Tuhan

TERIMA KASIH UNTUK SEKOLAH – 17:00 Tanpa salib dan tanpa mahkota – 17:00 RENDAH HATI – 17:00 Melihat ke belakang – 17:00 TANPA IMAN TOMAT – 17:00

Milik Kristus – 17:00 KETEKUNAN SEKOLAH – 17:00 BERTAHAN HIDUP – 17:00 Rasanya mau mati! – 17:00 BERNYANYI UNTUK TUHAN – 17:00

Tidak ada janji kosong – 17:00 MENURUT YESUS, KEPUTUSAN SAYA! – 17:00 JANGAN MENYEMBAH BERHALA – 17:00 Ikuti aku! – 17:00 Semoga berhasil dengan tugas sekolahmu – 17:00

Nikmatnya Melayani Menghadapi Kesulitan – 17.00 SARANA BERUSAHA – 17.00 Teguh – 17.00 Bertekad Belajar – 17.00 Underdog yang Berkembang – 17.00

Berserah Kepada Allah Yang Adil (mazmur 35)

Sabar – 17:00 NAMA BAIK – 17:00 KOMITE JIWA – 17:00 Tuhan sumber kekuatanku – 17:00 TOLONG JAGA KEBERSIHAN SEKOLAH! – 17:00

ADA WAKTU – 17:00 SEKOLAH DENGAN ROH – 17:00 MENYINGKUNG TUHAN – 17:00 FIRMAN TUHAN SEBAGAI CAHAYA – 17:00 Hanya Karena Kasih Karunia Tuhan – 17:00

BERJUANG – 17:00 SUARANYA DI TENGAH KEBOHONGAN – 17:00 Ikut Lomba Perwakilan Sekolah – 17:00 Segala Tentang Dia – 17:00 ANCHOR UNTUK JIWA – 17:00

DOA GAYA HIDUP – 17:00 DIKHIANATI OLEH ANAK SENDIRI – 17:00 SYUKUR – 17:00 Harta dalam Wadah – 17:00 PAHLAWAN YANG TIDAK BAHAGIA – 17:00

Firman Tuhan Minggu 14 April

AKU CINTA GURU – 17:00 Pengorbanannya yang tak banyak! – 17:00 SYUKUR – 17:00 Kebahagiaan bukan milikmu – 17:00 Tak terlihat, tapi ada – 17:00

KONFLIK DENGAN TUHAN – 17:00 BERKATA TIDAK – 17:00 PIRING TUHAN – 17:00 MENGHORMATI GURU – 17:00 Memperhatikan Yang Gaib – 17:00

KATAKAN YANG SEJATI – 17:00 HEI, ANDA BERIKUT! – 17:00 PATATI PADA GURU – 17:00 NYANYIKAN JANJI TUHAN – 17:00 Hidup Percaya – 17:00

JADILAH BAIK KEPADA GURUMU – 17:00 Hidup untuk Kristus – 17:00 LEBIH DARI untung dan rugi – 17:00 BOODOH – 17:00 TERUS LAKUKAN HAL – 17:00

Bertekad Mencari Tuhan

LIHAT GURU – 17:00 Ciptaan Baru – 17:00 BAHAYA PENCATATAN – 17:00 O – 17:00 PENYERAPAN DALAM PERDAMAIAN – 17:00

JANGAN HAMIL – 17:00 CUKUP RAHMAT – 17:00 TUHAN HIDUP – 17:00 LIHAT NAFSU – 17:00 Aku Cinta Sahabatku – 17:00

Kesabaran – 17:00 MENGHORMATI RAHMAT TUHAN – 17:00 MENJADI SESEORANG TANPA TUBUH – 17:00 IMAN PADA TANGAN – 17:00 KEBAHAGIAAN – 17:00

GARAM TAK BERDAMAI – 17:00 Taat pada pemimpinmu – 17:00 Anak Bapa – 17:00 DAMAI DENGAN TEMAN – 17:00 PEMIMPIN JUGA MANUSIA – 17:00

Mendahulukan Tuhan Dalam Segala Keadaan

KESETIAAN TUHAN – 17:00 MEMBERI – 17:00 Waspadalah terhadap kerendahan hati – 17:00 Saya suka membantu teman – 17:00 Pemberian Tuhan Sahabat – 17:00

DOSA, bukan TUHAN! – 17:00 AKU MELIHAT YANG LAIN – 17:00 JALAN BERBLOWY – 17:00 99 DOMBA KIRI – 17:00 SUKACITA DALAM MEMBERI – 17:00

JANGAN MENYERAH – 17:00 INGIN BERBAGI – 17:00 SEMENTARA, TETAPI BUKAN UNTUK PARASION – 17:00 Lebih dari yang dikira – 17:00 Budidaya dan pembuahan – 17:00

Dalam nama Yesus! – 17:00 CINTA TAK TERBATAS – 17:00 Kebaikan di hadapan Tuhan dan manusia – 17:00 TAK PERNAH MEMAAFKAN – 17:00 Terpanggil menjadi satu penjaga – 17:00

Mengapa Harus Bertekun?

Di dunia, tapi bukan di dunia – 17:00 Saya bisa bekerja sama – 17:00 SAYA INGIN SEJARAH – 17:00 SIAP BERJALAN – 17:00 Makan untuk hidup – 17:00

TERMASUK MASALAH – 17:00 KUAT DEMI TUHAN – 17:00 Akal Sehat – 17:00 Tekun – 17:00 HARGAI PENDAPAT LAIN – 17:00

PELAYANAN DAN HARTA DUNIA – 17:00 MENGHARGAI PEKERJAAN ORANG LAIN – 17:00 SEMUA ORANG – 17:00 Abdi Sajati – 17:00 Barnabas, Jembatan – 17:00

Kebijaksanaan lebih dari sekedar akal sehat – 17:00 LANJUTKAN MEMBACA – 17:00 Anda dapat mempercayai saya – 17:00 Bagikan apa yang Anda miliki – 17:00 195 Punch – 17:00

Berserah Kepada Tuhan

Keserakahan – 17:00 Waspada perbudakan – 17:00 Lemah tapi kuat – 17:00 Maafkan teman – 17:00 Waspada perkataan – 17:00

HUKUMAN PENDIDIKAN – 17:00 PENGALAMAN PRIBADI – 17:00 Saya cinta sekolah saya – 17:00 Jangan melawan kebenaran! – 17:00 UJI DIRI – 17:00

AKU TIDAK AKAN MEMBERI BATU – 17:00 Aku berdoa untukmu – 17:00 Awas ragi jelek – 17:00 Hati-hati! – 17:00 Memberi kehidupan – 17:00 9 November 2020 18:14 9 November 2020 18:14 Diperbarui: 9 November 2020 18:26 2373 8 1

Firman Tuhan diambil dari Amsal 3:5-7: “Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan jangan bersandar pada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala amalmu, niscaya Dia akan meluruskan jalanmu. Berpikirlah dengan bijak tentang dirimu sendiri, takut akan Tuhan dan jauhi kejahatan.”

Selaras Dan Menyatu Dengan Rencana Tuhan

Karena tidak ada seorang pun yang hidup untuk dirinya sendiri dan tidak ada seorang pun yang mati untuk dirinya sendiri. Karena saat kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, dan saat kita mati, kita mati untuk Tuhan. Oleh karena itu, hidup atau mati, kita adalah milik Tuhan.

Oleh karena itu Kristus mati dan bangkit kembali menjadi Tuhan atas orang mati dan hidup. Atau mungkin kamu menghina saudaramu? Karena kita semua harus menghadap Tahta Penghakiman Tuhan.

Sebab ada tertulis: “Demi Aku hidup, demikianlah firman Tuhan, semua orang akan menyembah Aku dan semua orang akan memuji Allah.” Maka masing-masing dari kita akan mempercayakan tanggung jawab kita kepada Tuhan. (Roma 14:7-12)

Jangan khawatir terhadap apapun, tapi ungkapkan semua keinginanmu kepada Tuhan dalam doa dan doa dengan rasa syukur. Damai sejahtera Allah yang melampaui segala akal akan menjaga hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.

Curhat Kepada Tuhan”

Oleh karena itu, saudara-saudara, apa pun yang benar, apa pun yang mulia, apa pun yang adil, apa pun yang murni, apa pun yang indah, apa pun yang baik, apa pun yang baik dan terpuji, pikirkanlah hal-hal ini. Dan apa yang telah aku pelajari, dan apa yang telah aku terima, dan apa yang telah aku dengar, dan apa yang telah aku lihat, lakukanlah hal ini. Maka Tuhan, sumber kedamaian, akan menyertai Anda. (Filipi 4:6-9)

Tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan segala sesuatu yang telah Kukatakan kepadamu.

Aku serahkan kedamaian padamu. Damai sejahtera Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan kepadamu tidaklah sama dengan apa yang dunia berikan kepadamu. “Jangan khawatir dan jangan takut.” (Yohanes 14:26-27)

Serahkan kekhawatiran Anda pada Tuhan dan Dia akan menjaga Anda! Dia tidak akan membiarkan orang benar menggonggong selamanya. Mazmur 55:22

Hidup Yang Berserah Kepada Tuhan, Ini Gambarannya…

Oleh karena itu, rendahkanlah dirimu di tangan Tuhan yang perkasa, agar Dia meninggikanmu pada waktunya. Serahkan semua kekhawatiranmu pada-Nya karena Dia peduli padamu. 1 Petrus 5:6-7 Hari ini kita akan bersama-sama merenungkan salah satu renungan Natal yang mengingatkan kita untuk selalu berserah diri pada kehendak Tuhan. Saat kita membaca Firman Tuhan pagi ini, kita teringat bagaimana Maria tiba-tiba diberitahu bahwa ia mengandung anak Tuhan. Tak hanya Maryam yang terkejut dengan kabar tersebut, Yusup yang menjadi tunangannya pun turut terkejut dengan kabar tersebut. Sebab pada masa itu, stigma hamil di luar nikah merupakan sebuah aib, dan hukuman bagi yang mengalaminya adalah hukuman mati.

Di satu sisi, Maria dan Yusuf mendapat anugerah yang luar biasa karena terpilih menjadi pasangan yang melahirkan Yesus, Sang Mesias yang telah lama ditunggu-tunggu. Namun di sisi lain, mereka harus menghadapi beberapa masalah yang bukan merupakan kesalahan mereka, namun mereka harus menghadapi masalah tersebut dengan segala konsekuensinya, yaitu sanksi dan hukuman sosial yang kemudian berlaku.

Terkadang ada masalah yang perlu diselesaikan

Khotbah tentang penyertaan tuhan, doa berserah kepada tuhan, khotbah tentang melayani tuhan, renungan kristen tentang berserah kepada tuhan, ayat alkitab tentang berserah kepada tuhan, berserah kepada tuhan, khotbah tentang firman tuhan, berserah diri kepada tuhan, khotbah tentang kedatangan tuhan, khotbah tentang mengandalkan tuhan, berserah kepada tuhan yesus, khotbah berserah kepada tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *