Contoh Saham Blue Chip Indonesia – Apakah Anda tertarik berinvestasi di dunia saham? Berikut daftar saham-saham blue chip terbaik di Indonesia yang layak untuk dikoleksi. Anda bisa mendapat untung dengan analisis yang bagus!
Bagi Anda yang tertarik berinvestasi di dunia saham pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah saham blue chip bukan? Ya, para pakar dan broker investasi banyak merekomendasikan saham-saham blue chip bagi investor saham pemula. Ada banyak contoh saham blue chip di pasaran yang akan kita bahas satu persatu.
Contoh Saham Blue Chip Indonesia
Kondisi pandemi COVID-19 membuat saham-saham blue chip sangat bagus untuk dibeli, karena harga 1 lot sahamnya sudah turun dari harga tertinggi dalam kondisi normal. Saham blue chip juga sangat aman dibandingkan dengan perdagangan saham atau mata uang kripto.
Investasi Di Saham Blue Chip? Apa Itu Blue Chip, Ini Pengertian Dan Ciri Cirinya
Saham-saham blue chip direkomendasikan untuk dibeli karena berasal dari perusahaan ternama, memiliki reputasi baik, dan mudah diperjualbelikan di pasar saham. Banyak peminat saham-saham blue chip tahun 2020 hingga 2021, sehingga likuiditasnya tinggi.
Secara definisi, saham blue chip adalah saham perusahaan yang sudah mapan dan sehat dari sudut pandang finansial dan fundamental. Saham-saham blue chip konsisten dalam pelaporan keuangannya, baik atau buruk.
Saham-saham blue chip memiliki tingkat kapitalisasi pasar yang sangat tinggi dan menjadi pemimpin di sektor industrinya. Dengan membeli saham-saham blue chip, investor akan mendapat imbalan berupa dividen yang teratur dan terencana. Ciri-ciri saham blue chip adalah aman dan dapat memberikan return yang baik dalam jangka panjang.
Oleh karena itu, agar suatu perusahaan dapat disebut sebagai saham “blue chip”, perusahaan tersebut harus mapan dan memiliki catatan keuangan yang stabil dan mapan dalam jangka panjang. Berikut penjelasan saham-saham blue chip tahun 2020 hingga 2021, terlepas dari apakah tergolong LQ45 atau tidak.
Mengenal Saham Blue Chip Sebagai Aset Investasi
Tidak dapat dipungkiri bahwa Bank BCA merupakan bank swasta terbesar di Indonesia. Bank ini juga terhitung sebagai salah satu bank terbaik dengan jaringan terluas dan jumlah nasabah yang banyak.
Perusahaan perbankan ini dikelola secara efisien dan efektif sehingga memiliki ROA atau return on aset tertinggi dibandingkan bank lain. Dengan demikian, saham BCA memiliki volume sebanyak 11.378.100 lembar saham dengan harga terakhir Rp 31.950.
Pada tahun 2020, Bank BCA membagikan dividen akuntansi final tahun 2019 sebesar Rp455 per saham. Sebelumnya BEI membagikan dividen interim sebesar Rp 100 per saham pada Desember 2019. Jadi, total dividen yang diberikan BCA adalah Rp555 per saham.
Fundamental yang baik dan kokoh membuat saham BCA masuk dalam daftar saham non-syariah yang layak dibeli di tahun 2020.
Perbedaan Saham Biasa Dan Saham Preferen: Lengkap!
Saham “blue chip” lainnya yang banyak diminati investor adalah saham bank BRI atau BBRI. Saham BBRI berkinerja baik dan dinilai aktif dalam perdagangan bursa.
Saham ini memiliki kapitalisasi pasar yang fantastis yakni Rp 372,35 triliun per 31 Maret 2020. Bahkan, jumlah saham BRI yang beredar di pasar mencapai 123.345.810.000.
Salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja saham BRI adalah komitmen kuatnya untuk terus menyalurkan kredit kepada usaha kecil seperti UMKM. BRI juga melakukan stock split secara berkala dengan tujuan untuk menarik minat masyarakat terhadap saham-saham tersebut.
Kinerja saham-saham blue chip BRI yang antusias dan cemerlang tidak lepas dari komitmen kuat BRI untuk terus memberikan pinjaman kepada usaha kecil dan menengah. Fundamental saham BRI sangat baik dan konsisten sehingga layak masuk dalam jajaran saham dengan kinerja terbaik.
Daftar Saham Blue Chip Terbaik Di Indonesia (2023)
Unilever merupakan perusahaan barang konsumen terbesar di Indonesia yang produknya sudah dikenal dan digunakan oleh masyarakat. Unilever telah memiliki ROE sebesar 100 persen sejak tahun 2014 dan mencapai 14 persen pada tahun 2018. Laba Unilever sendiri mencapai Rp 9 triliun pada tahun 2018. ROE yang tinggi ini membuktikan bahwa Unilever mampu secara rutin menghasilkan laba yang dapat dibagikan kepada pemegang saham.
Saham Unilever sendiri tidak memiliki utang bank karena memiliki pendapatan yang sangat besar jika dibandingkan dengan aset perusahaan. Kondisi ini menunjukkan efisiensi perusahaan dalam berbisnis. Alhasil, saham Unilever tergolong saham blue-chip yang memiliki fundamental baik dan cocok untuk investasi jangka panjang.
Telekomunikasi Indonesia atau Telkom juga tergolong saham dengan kinerja terbaik karena memiliki konsistensi perolehan laba bersih yang tinggi dari tahun ke tahun. Meski kondisi perekonomian tidak menentu, saham Telkom cenderung stabil dan tidak melemah.
ROE Telkom terus tumbuh sebesar 22,03 persen dan rutin membagikan dividen kepada pemegang saham setiap tahunnya. Dalam 10 tahun terakhir, pembayaran dividen Telkom meningkat dari 40 persen menjadi 90 persen laba.
Daftar Saham Blue Chip Indonesia Terbaru Di Tahun 2023
Mengingat Telkom merupakan perusahaan terkemuka di bidang telekomunikasi, maka tidak heran jika saham Telkom banyak diburu investor karena memiliki nilai yang tidak menurun, terutama dalam jangka panjang.
Siapa yang tak kenal dengan produk Indomie? Siapa sangka Anda tetap bisa menikmati kelezatan mie instan legendaris sambil mencicipi kuah kaldu blue chip. Ya, saham perusahaan mie instan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk tergolong top perform karena sudah mapan dan memiliki fundamental yang baik.
Pertumbuhan pendapatan perusahaan terus tumbuh dari tahun ke tahun. Perusahaan ini mampu meraih keuntungan dengan ROE hingga 21 persen dan ROA 13,7 persen. Angka tersebut dinilai jauh di atas rata-rata pangsa perusahaan makanan di pasar saham.
Saham ICBP tergolong saham blue chip yang aman untuk diinvestasikan karena memiliki pertumbuhan yang baik dan kualitas nama atau merek yang sudah terbukti. Saham ini juga layak untuk investasi jangka panjang.
Mengenal Saham Blue Chip Yang Ada Di Bursa Efek Indonesia
Saham chip lainnya yang patut Anda ketahui adalah saham Bank Mandiri atau BMRI. Kinerja saham Bank Mandiri pada tahun lalu menunjukkan pertumbuhan 9,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan meraih laba bersih sebesar Rp 27,5 triliun.
Bank Mandiri berupaya stabil karena mampu menyeimbangkan pertumbuhan kredit dan laba bersih. Apalagi Banka Mandiri memiliki operasional jangka panjang dengan imbal hasil yang stabil sehingga cocok untuk investasi jangka panjang. Hal ini juga sejalan dengan posisi Bank Mandiri sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia.
Perusahaan Gas Negara adalah sebuah perusahaan milik negara Indonesia yang bergerak di bidang transportasi dan distribusi gas alam. Perusahaan ini berperan dalam penyediaan gas bumi dalam negeri.
Saham Perusahaan Gas Negara atau PGAS merupakan saham-saham blue chip yang layak untuk diambil karena memiliki peluang yang bagus. Kinerja PGAS secara keseluruhan sangat baik dan memiliki fundamental yang baik.
Ciri Ciri Dan Daftar Saham Blue Chip Yang Perlu Diketahui
Harga per saham PGAS saat ini mencapai Rp 1.215, artinya naik drastis dibandingkan harga tahun 2019 yang masih Rp 605 per saham. Hal ini menunjukkan saham PGAS merupakan saham blue chip yang layak untuk dijadikan investasi.
Saham PT Astra International Tbk juga tergolong saham blue chip. Tercatat, perusahaan ini memiliki 6 lini bisnis seperti otomotif, jasa keuangan, teknologi informasi, alat berat, infrastruktur, dan logistik. Didukung oleh berbagai anak perusahaan Astra yang bergerak di bidang perakitan dan distribusi otomotif, penjualan alat berat, pertambangan, perkebunan dan teknologi informasi, perusahaan ini dianggap mapan dan kuat di Indonesia.
Makanya saham Astra layak dikoleksi karena punya potensi capital gain yang tinggi, apalagi di masa pandemi seperti ini, saat harga saham sedang anjlok, saham Astra bisa dibeli dengan harga murah. Dalam jangka panjang, saham unggulan ini berpotensi terus tumbuh karena memiliki fundamental yang baik.
Saham berharga lainnya yang patut dimiliki adalah saham PT banka BNI atau BBNI. PT Bank BNI merupakan salah satu bank milik negara yang mempunyai nama di Indonesia. PT Banka BNI didirikan pada tahun 1946 dan saat itu fokus pada korporasi, ritel, dan konsumen. Perusahaan ini juga memiliki anak perusahaan yang bergerak di bidang asuransi, keuangan dan sekuritas.
Jenis Jenis Saham Yang Perlu Diketahui
BEI mencatat saham BBNI memimpin daftar saham teraktif yang diincar investor asing. Total pembelian saham investor asing terhadap BBNI mencapai 8,25 juta lembar saham.
Pandemi COVID-19 telah menyebabkan koreksi harga yang signifikan pada beberapa saham di pedagang terkemuka dunia dibandingkan harga normal. Namun para ahli menilai ini saat yang tepat untuk berinvestasi karena jika kondisi kembali normal maka harga saham BBNI akan pulih. Inilah mengapa saham BBNI cocok untuk investasi jangka panjang.
United Tractors merupakan perusahaan distribusi alat berat ternama dan terbesar di Indonesia. Perusahaan ini bergerak di berbagai bidang usaha seperti mesin konstruksi, kontraktor pertambangan, pertambangan emas dan batubara, teknik sipil dan industri.
Beberapa produk ternama seperti Komatsu, Tadano, Bomag dan UD Trucks merupakan produk yang didistribusikan oleh United Tractors. Hingga saat ini, United Tractors memiliki 183 lokasi layanan di seluruh Indonesia, termasuk 20 cabang, 35 lokasi pendukung, dan 25 kantor perwakilan.
Pengertian Saham Gorengan Dan Ciri Cirinya
Laba bersih yang diraih perusahaan ini mencapai Rp7,2 triliun pada akhir Juni 2020 dengan pendapatan Rp75,1 triliun. Dengan kondisi tersebut maka saham UNTR tergolong sebagai saham blue chip yang cukup mapan dan direkomendasikan untuk dikoleksi.
Aneka Tambang atau Antam adalah perusahaan milik negara Indonesia yang bergerak di bidang eksplorasi dan pertambangan. pengolahan dan pemasaran bahan baku mineral. Antam memiliki komoditas utama yang diperdagangkan seperti bijih nikel, feronikel, emas, perak, dan bauksit. Perusahaan ini juga mempunyai jasa utama yaitu pengolahan dan pemurnian logam mulia.
Saham Antam merupakan saham blue chip yang diperdagangkan sebanyak 202,97 juta lembar saham. Nilai transaksinya mencapai Rp 172,30 miliar. Walaupun harga saham ini mengalami fluktuasi dan fluktuasi karena kondisi perekonomian yang tidak stabil, namun pergerakan saham ini relatif stabil dan memiliki landasan yang baik.
Saham perusahaan lain yang tergolong saham blue chip adalah saham PT Gudang Garam Tbk. PT Gudang Garam Tbk merupakan perusahaan manufaktur rokok ternama di Indonesia yang didirikan pada tahun 1958. Produk rokok Gudang Garam sangat terkenal di dalam dan luar negeri.
Saham Blue Chip Vs Saham Gorengan
Pengiriman stok dari gudang
Saham blue chip indonesia, investasi di saham blue chip, saham blue chip, beli saham blue chip, daftar saham blue chip indonesia, contoh saham blue chip 2021, cara beli saham blue chip, 10 saham blue chip, daftar saham blue chip, saham blue chip indonesia 2021, contoh saham blue chip, saham blue chip di indonesia