Bahasa Indonesia Baik Dan Benar – Presentasi berjudul: “BAHASA INDONESIA YANG INDAH DAN BERBICARA Siti Kumaeroh (133411025) Ilma Naelul Bayan (133311024) Nurul Qomariyah (133311026)”— Transcript presentasi:
1 BAHASA INDONESIA INDAH DAN KAYA Siti kumaeroh ( ) Ilma Naelul Bayan ( ) Nurul Qomariyah ( )
Bahasa Indonesia Baik Dan Benar
3 Bahasa Indonesia Asli adalah bahasa Indonesia yang digunakan sesuai dengan hukum atau konvensi Indonesia.
Solution: Bahasa Indonesia Yang Baik Dan Benar
4 Bahasa Indonesia yang baik dan autentik adalah bahasa Indonesia yang digunakan menurut adat istiadat yang ada dan menurut hukum Indonesia yang ada.
Siapa berbicara kepada siapa dan untuk tujuan apa. Dalam situasi apa?
Contoh I Laki: “Bu, bolehkah saya bertanya, apakah ibu sudah siap untuk makan siang hari ini?” Istri: “Ya. Saya telah memasak nasi yang sempurna dengan sayuran favorit Anda, sekarang silakan nikmati makannya. Silakan menikmati makanan yang sudah disiapkan. Suami : “Cicipi makanan ini.” “Oh, menurutku, kamu harus menambahkan lebih banyak garam pada sayuran lezat ini.” Istri: “Saya harap suatu hari nanti kamu bisa membuat sayuran yang enak untuk menemani makan malammu.”
9 Contoh II. “Maaf pak, saya ingin memberi saran, mohon dijelaskan terlebih dahulu struktur mata kuliah kita, apakah sesuai dengan kurikulum universitas kita?”
Penggunaan Bahasa Indonesia Yang Baik Dan Benar Masih Harus Diperjuangkan / Prof. Dr. Amran Halim
11 9. dimana 10. kecuali 11. bersama ini 12. bergabung 13. semua – semua – semua 14. waktu dan tempat saya undang 15. tujuan 16. datang ke 17. dari – dengan 18. menunggu – menunggu
12 KESIMPULAN Bahasa Indonesia yang baik dan autentik adalah bahasa Indonesia yang digunakan menurut adat istiadat masyarakat dan menurut hukum yang berlaku di Indonesia. Untuk mengetahui seseorang berbahasa Indonesia dengan baik dan benar, ada dua parameter atau tolok ukur yang bisa digunakan. Pertama, gunakan bahasa Indonesia yang baik. Kedua, yang terpenting adalah bahasa yang tepat. Kaidah-kaidah yang mengatur penggunaan bahasa meliputi kaidah pembentukan kata, pemilihan kata, penyusunan kalimat, penyusunan paragraf, perencanaan pikiran, dan ejaan yang benar.
13 ALKITAB Al-kumai, Sulaiman. Sri Isani Setyaningsih. nasehat Khumda. Bahasa Indonesia adalah bahasa bangsaku. PBB IAIN WALISONGO SEMARANG Arifin, Zaenal Kesalahan Bahasa. Jakarta. Akademisi Pressindo Rumaningsih, Endang. Indonesia. CV. Triad Jaya
Download ppt “INDONESIA BAIK DAN BAIK Siti kumaeroh (133411025) Ilma Naelul Bayan (133311024) Nurul Qomariyah (133311026)”
Pergunakanlah Bahasa Indonesia Yang Baik Dan Benar
Agar situs web ini berfungsi, kami mengumpulkan data pengguna dan membaginya dengan pemroses. Untuk menggunakan situs web ini, Anda harus menyetujui Kebijakan Privasi kami, termasuk kebijakan cookie kami. Bergelut di dunia humas, mengelola lembaga pelatihan SDM dan aktif menulis di berbagai media, baik cetak maupun online. Sekarang aktif membuat konten video, silakan kunjungi channel YouTube Imam Subkhan. Kreatifitas dan inovasi diperlukan untuk mendukung realitas yang membawa manfaat bagi masyarakat. Kritik dan saran silahkan ke : imamsubkhan77@gmail.com atau whatsapp : 081548399001
25 Januari 2017 07:07 25 Januari 2017 07:07 Update: 25 Januari 2017 15:09 1575 0 0
Ada kalanya saya merasa risih dan malu dengan status-status yang dilontarkan orang di media sosial. Bukan pada teksnya, tapi pada penggunaan tata bahasanya. Kecuali berita palsu lho! Iya maklum, karena sudah menjadi kebiasaan, ketika ingin menulis, saya selalu mengecek apakah kata-kata yang saya masukkan sama atau belum. Biasanya saya kemudian mengecek Kamus Bahasa Indonesia (KBBI) versi online.
Padahal kalau saya perhatikan, biasanya hanya sedikit yang mempunyai jabatan sarjana bahkan menyandang gelar profesor. Namun, terkadang berbicara bahasa Indonesia yang baik dan benar tidaklah diperlukan. Kadang aku berpikir buruk dalam hati, “mungkin sudah waktunya untuk menulis skripsi, tesis atau disertasi juga,” hee hee, maaf karena tertawa. Ya, mungkin baginya itu tidak begitu penting, gunakan takarannya. Informasi di media dan media sosial memperumit keadaan, yang terpenting orang lain memahami maksud perkataannya.
Bahasa Indonesia Yang Baik Dan Benar Siti Kumaeroh ( ) Ilma Naelul Bayan ( ) Nurul Qomariyah ( )
Tapi bagi saya persoalan bahasa itu sangat penting. Karena dapat mengukur kualitas atau kemampuan seseorang, selain isi, kalimat yang tersusun dan teratur, bobot/isinya, atau kalimat yang mudah dicerna oleh orang yang membacanya.
Nah, itulah sedikit pengalaman saya ketika melihat postingan orang di media sosial yang menurut saya kurang tepat dalam menggunakan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Ya, masih banyak lagi, termasuk penggunaan huruf kapital, tanda baca, dan lain sebagainya. Belum lagi kesalahan ketik yang terkadang mengganggu. Lain kali insyaallah saya tolak lagi. Yuk, baca kembali KBBI untuk mengetahui cara menulis kata-kata umum. Maaf jika saya masih salah dalam menulis ini. Hehehe maklum kamu masih belajar, bahasanya bagus dan topik pembahasannya masih kontroversial. Saya melihat penonton bersimpati dengan pidato yang baik dan adil. Bahkan, beberapa teman saya juga berpendapat bahwa bahasa adalah milik semua bangsa dan tidak bisa dikuasai oleh pihak manapun.
Benarkah bahasa sudah dimonopoli? Nah, kalau memang benar sebuah komunitas, apa yang sudah kita lakukan untuk melestarikan dan memajukan bahasa Indonesia, selain menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari?
Cara Penulisan Singkatan Atas Nama Yang Benar
Mari kita uraikan. Pada tahun 2019, Presiden mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 63 Tahun 2019 tentang Penggunaan Bahasa Indonesia. Dalam Keppres Pasal 2 ayat (1) tertulis “Penggunaan di Indonesia harus memenuhi standar Indonesia yang Baik dan Benar”. Utorodewo (2020) menjelaskan bahwa penggunaan bahasa Indonesia yang benar tidak lepas dari keadaan bahasa yang bergantung pada konsensus masyarakat yaitu budaya dan perilaku.
Bahasa yang baik adalah tentang keberagaman. Tergantung pada konteks komunikasi, ada dua jenis bahasa: formal dan informal. Selain itu, terdapat juga perbedaan kompleks yang dapat ditemukan dalam dokumen hukum dan seremonial, serta perbedaan konsultasi dalam kegiatan komersial. Faktanya, tipe acak dapat diklasifikasikan menjadi kondisi umum dan kondisi dekat.
Ingat, bahasa yang baik adalah bahasa yang digunakan sesuai situasi. Tentu saja terasa aneh ketika pembawa bendera berkata, “Ini benderanya.” Apakah kamu membawanya?” kepada polisi yang mengibarkan bendera merah putih. Cara informal kurang pantas dilakukan di tempat terhormat. Sebaliknya, saat ngobrol dengan teman dekat di kedai kopi, rasanya mustahil untuk mengatakan, “Hai , apakah kamu sudah memesan secangkir kopi? hitam dengan sedikit gula?”
Selain bahasa yang baik, Keputusan Presiden No. 63 Tahun 2019 juga mencakup penggunaan khusus bahasa Indonesia. Bahasa yang benar adalah bahasa yang menaati kaidah atau ketentuan. Dalam menulis misalnya, kita harus memperhatikan standar ejaannya: lama atau lama? Lagi pula, kalimat “Ibu, aku makan ya” jelas tidak sama dengan “Ibu, aku makan ya”. Tanpa koma, kalimat bisa mempunyai arti berbeda.
Bahasa Yang Baik Dan Benar
Mungkin, masalah ejaan dan tanda baca kurang mendapat perhatian dalam bahasa lisan informal. Namun perlu diingat bahwa aturan juga berkaitan dengan struktur dan makna tata bahasa. Seharusnya kami mengatakan “Saya punya es teh manis, Pak” ketika kami berada di restoran. Jika dipikir-pikir, kalimat ini cukup mengejutkan. Kakak Nara, pernahkah kamu berada dalam situasi di mana seorang pelayan menjawab, “Oh, aku pikir kamu manusia”? saya punya. Sejak saat itu, saya selalu berpikir dua kali sebelum memesan makanan dan minuman.
Sementara itu, kita melihat apa yang baik dan apa yang benar sebagai sesuatu yang sulit. Faktanya, bahasa adalah sistem kemauan. Penggunaan bahasa hendaknya disesuaikan dengan situasi yang dihadapi. Selain itu, jika urutan kalimat kita buruk atau tidak jelas, pesan yang disampaikan akan sulit tersampaikan.
Ingat, peraturan tidak dibuat untuk mengganggu kita. Sebaliknya, aturan dibuat untuk mendokumentasikan pola bahasa dan memudahkan pengguna berkomunikasi. Jika ada aturan yang menghambat perkembangan bahasa atau menyulitkan pengguna, kami dapat memberikan kritik dan saran kepada kelompok yang berwenang. Dari situlah perbincangan tentang bahasa bisa dimulai. Dari situlah bahasa bisa menjadi aset masyarakat.
Kalimat bahasa indonesia yang baik dan benar, belajar bahasa indonesia dengan baik dan benar, kamus bahasa indonesia yang baik dan benar, pengertian bahasa indonesia yang baik dan benar, penggunaan bahasa indonesia yang baik dan benar, ragam bahasa indonesia yang baik dan benar, belajar bahasa indonesia yang baik dan benar, bahasa indonesia yang baik dan benar adalah, pidato bahasa indonesia yang baik dan benar, bahasa indonesia yang baik dan benar, cv bahasa indonesia yang baik dan benar, bahasa indonesia yang baik dan benar pdf