Pasar Ikan Hias Gunungsari Surabaya – Surabaya () – Dua jenis ikan hias dibakar di Pasar Ikan Hias Gunung Sari, Surabaya, Jumat (22/1/2021). Kebakaran yang terjadi tadi pagi membuat bingung para pedagang. Jika tidak, mereka akan membantu proses penutupan dan penyimpanan.
Bambang Vistadi, Kepala Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya menjelaskan, api bermula dari lantai satu paviliun. Seorang petugas yang mendapat informasi dari penjual tiba di lokasi. “Memang beberapa stasiun rusak dan hanya dua yang terbakar,” jelasnya.
Pasar Ikan Hias Gunungsari Surabaya
Bambang Vistadi juga menjelaskan bahwa api yang berkobar kemungkinan disebabkan oleh kurangnya aliran listrik. Belum diketahui secara pasti dari mana titik api pertama berasal. Hanya saja, bilik dengan banyak colokan rawan korsleting.
Stan Pasar Ikan Hias Gunung Sari Terbakar
Untuk pemilik gubuk, lanjut Bambang Vistadi, pemilik dua gubuk yang terbakar adalah Supriono dan Sammy. Petugas mengaktifkan 12 mobil pemadam kebakaran dan suplai air selama pertempuran, yang berlangsung sekitar satu jam.
“Tidak ada korban jiwa, namun hanya ada kerusakan material. Dua gudang terbakar dan empat gudang yang terkena dampak tidak terbakar seluruhnya,” kata Bambang.
Kebakaran sering terjadi akibat korsleting, demikian data kebakaran di kota Surabaya. Korsleting ini terjadi karena daya kabel dan panel diberi beban lebih besar dari kapasitasnya. sehingga kabel atau panel menjadi panas dan menyebabkan korsleting.
Ketika petugas melihat situasi ini, mereka berharap jika mereka ingin menggunakan panel dan kabel, mereka tidak terlalu menekannya. Terutama kabel dengan banyak kabel yang sering mengalami arus listrik. Pasar Ikan Hias (PIH) Gunungsari, Surabaya juga menjadi surga bagi pecinta ikan hias di Kota Pahlawan.
Sentra Ikan Bulak Surabaya Disulap Jadi Pasar Ikan Hias
Ada banyak jenis ikan yang tersedia di sini, mulai dari yang hias hingga yang bisa dimakan, seperti marbella, lobster, mujaeri, bahkan kura-kura dengan harga yang berbeda-beda. Ada juga fasilitas penyimpanan yang mencakup makanan.
Pengunjung Pasar Ikan Hias Gunungsari lainnya, Lexi (28), mengaku sudah menjadi pelanggan setia di sana, terutama saat membeli ikan hiasnya.
“Ya, saya sering belanja di sini, tapi saya hanya membeli asesoris, terutama untuk memelihara ikan karnivora. Saya membelikan teman saya yang juga pecinta ikan ikan hias,” kata Lexi.
Sementara itu, salah seorang pedagang di sana, Kasmadi (61), menuturkan usaha yang dijalaninya selama dua puluh tahun itu menjadi penghasilan terbesarnya. Ikan untuk dijual juga diambil dengan harga berbeda, dari 3.000 – 300.000 rubel, tergantung ukuran ikan, kualitas dan jumlah motif.
Sentra Ikan Hias Sih Gunungsari Segera Dipercantik Pemkot Surabaya
Spesies yang biasa dibeli adalah Chef, Shiner Fish, Marble Fish, Lobster, Tetra, Lemon, Cycle Fish. Ikan di kolam itu ada ikan nila, mas, lele, gurame,” kata Kasmadi, Senin (20/9/2021).
Selain melayani pelanggan dalam kota, toko yang buka dari pukul 08.00-19.00 WIB ini juga banyak menerima pesanan dari luar Jawa di Papua. (hk/red)SURABAYA,- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus melakukan upaya pemugaran Sentra Perikanan Bulak (SIB) sebelah barat Taman Suroboyo, Kecamatan Bulak, Surabaya. Baru-baru ini, pemkot mengubah bangunan tersebut menjadi Pasar Ikan Hias (PIH).
Direktur Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya Yunyarto Herlambang mengatakan, pasar ikan hias mulai digelar Jumat lalu. Bahkan, dia memastikan akan ada pasar ikan hias di kawasan itu dalam beberapa hari mendatang.
“Sebenarnya ada 16 kursi yang sudah kami siapkan, dan saat ini masih ada beberapa lagi yang sudah penuh karena masih awal,” ujar Herlambang.
Pasar Tradisional Di Surabaya Yang Serba Ada
Meski masih dini, koleksi ikan yang dijual sangat beragam. Beragam ikan hias kini dijual di kawasan tersebut. Bahkan, ada akuarium pedagang di sini.
Menurut Herlambang, tujuan SIB dijadikan pasar ikan hias adalah untuk menghidupkan kembali SIB. Karena itu, ia pun meminta dibukanya beberapa kafe.
Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa pasar ikan hias di Gunungsari Surabaya ramai pengunjung, sehingga untuk membubarkan para pembeli ikan hias pihaknya membuat cara lain yaitu menjadikan SIB sebagai pasar ikan hias.
“Bahkan kami berharap pelanggan yang ingin membeli ikan hias tidak terpaku pada satu pasar saja, tetapi ada pasar lain yaitu SIB untuk terus memecah belah pelanggan.” Apalagi ini sedang mewabah, jadi tidak boleh terlalu banyak kemacetan di satu tempat, dan opsi lainnya adalah SIB,” ujarnya.
Pemkot Surabaya Sulap Sib Jadi Pasar Ikan Hias
Ia pun berharap SIB akan kembali ramai ke depannya dan para pedagang kafe berjualan di kawasan tersebut. Beginilah cara kerja ekonomi sosial.
“Mari terus bangun SIB ke depan, apalagi dengan Taman Suroboyo yang indah yang sudah ada di depannya, meski belum dibuka karena wabah ini,” pungkasnya. (Anda)
Pasar ikan hias air laut, pasar ikan hias barito, pasar ikan hias parung, pasar ikan hias cilegon, pasar ikan hias kediri, pasar ikan gunungsari, pasar ikan hias parung bogor, pasar ikan hias di jogja, pasar ikan hias gunungsari, pasar ikan hias tegalega, pasar ikan hias terdekat, pasar ikan hias di bandung