Proposal Pengelolaan Sampah Rumah Tangga – Suka buku ini? Anda dapat menerbitkan buku Anda secara online dalam hitungan menit, gratis! Buat buku flip Anda sendiri
Proposal Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) HIBAH KESEHATAN MASYARAKAT KELUARGA DI JAKARTA SELATAN MELALUI PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK MENJADI MESERIMEN ECO-ENZIRATE DALAM RUMAH HIBAH DI UNIVERSITAS PANKASILA. Sara Zaidan, M.Farm/NIDN0320026903 Anggota 1 : Dr.apt, Novi Yantih., M.Si., Apt/0327117502 Anggota 2 : Dr. apt, Kartiningsih, M.Si/ 0323085802 Anggota 3 : Dessi Setiyawan, S Ikom, .MSi M/NIDN0318127204 UNIVERSITAS PANKASILA AGUSTUS 2021 Halaman Persetujuan
Proposal Pengelolaan Sampah Rumah Tangga
Pendidikan Pengabdian Kepada Masyarakat Jakarta, 10 Agustus 2021 Dekan, Ketua Kelompok (Prof. Shirley Kumala, M. Biomed, Apt.) Apt. Sara Zaidan, Ph.D., M.Farm NIP/NIK: 0327115402 NIDN 0320026903 Judul: Peningkatan Kesehatan Lingkungan untuk Pemberdayaan Keluarga Masyarakat Jakarta Selatan POS (POSDAYA): Melalui Pengelolaan Sampah Organik Sebagai Leader Lingkungan. Nama: Sesuai. Sara Zaidan, Ph.D., M.Pharm. B. NIDN : 0320026903 C. Jabatan/Kelas : Dosen/IIIc d. Kurikulum : Fakultas Farmasi e. Alamat Email : [dilindungi email] f. Nomor HP : 082311651592 Anggota Kelompok : A. Jumlah Anggota : 3 B. Nama Anggota : Dr.apt, Novi Yantih, M.Si/NIDN 0327117502 Dr. apt, Kartiningsih, M.Si/ 0323085802 Dessi Setiyawan, S Ikom, .MSi M/NIDN0318127204 Jumlah Mahasiswa yang terlibat : 2 Jumlah Wisudawan yang terlibat : 2 Tenaga Non Pengajar yang terlibat : 2 Mitra, Kasir : 1( M Kegiatan Minggu) Durasi : Jagakarsa : 1 tahun Biaya: 50.000.000
Bisnis Plan Competition
Abstrak Pada masa epidemi ini hand sanitizer menjadi sangat populer sehingga bahan-bahannya menjadi langka dan harganya pun melambung berkali-kali lipat, akibatnya masyarakat membuat hand sanitizer sendiri, namun masyarakat sering menggunakan bahan-bahan yang mempunyai efek berbahaya bagi kesehatan. Untuk itu masyarakat dapat membuat sendiri hand sanitizer dengan menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan.Ekoenzim dapat menjadi salah satu cara untuk menyediakan disinfektan, dan juga mengurangi sampah organik yang mencemari lingkungan alam sehingga menjadi slogan alam, untuk alam dan alam. masyarakat dapat memanfaatkannya dengan baik. Enzim dari “sampah” ini merupakan teknik pengelolaan sampah yang memanfaatkan sisa-sisa dapur untuk sesuatu yang sangat berguna, sehingga sangat masuk akal untuk menyebut enzim ekologi ini sebagai “cairan ajaib”. Lingkungan kampus merupakan bagian kecil dari komunitas global yang harus ikut serta dalam perjuangan mengatasi dampak perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan. Pada dasarnya kampus dapat menjadikan pendidikan sebagai alat untuk mendiskusikan isu-isu terkait isu lingkungan, ekonomi, dan budaya karena perguruan tinggi memiliki sumber daya yang cukup untuk mengembangkan pemikiran desain tentang prinsip-prinsip keberlanjutan, sehingga dunia pendidikan mempunyai tanggung jawab moral. Mengimplementasikan gagasan-gagasan yang lahir di masyarakat, salah satunya disebut dengan Pos Pengembangan Masyarakat atau Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Keluarga (POSDAYA). Di bawah kepemimpinan Universitas Pancasila, POSDAYA semakin berkembang dan tersebar di berbagai wilayah Jakarta. POSDAYA akan berkembang sebagai layanan keluarga yang komprehensif, khususnya layanan kesehatan, pendidikan, kewirausahaan dan bina lingkungan, yang akan berkontribusi pada pengembangan kemandirian keluarga. Kursus ini dipandu dengan baik. POSDAYA merupakan wadah komunikasi, silaturahmi, advokasi, informasi dan edukasi, serta wadah kegiatan penguatan fungsi keluarga secara komprehensif. POSDAYA Universitas Panchsila berharap pengembangan mitranya akan mencapai peningkatan sosial ekonomi dan kesehatan masyarakat.Program kemitraan masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pendidikan, pelatihan dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM). Pada POSDAYA Kasih Ibu tersebut di atas, bantuan pengolahan sampah organik menjadi cairan eco-enzymatic dilakukan dalam 3 fase operasi dengan waktu yang berbeda-beda. Yang pertama adalah masa edukasi pengelolaan sampah mandiri, termasuk edukasi pemisahan sampah organik dan anorganik dari setiap rumah tangga ke habitatnya. Acara dilanjutkan dengan pelatihan pemanfaatan sampah organik. Tahap kedua kegiatan ini mengajarkan pemanfaatan sampah organik sebagai cairan eko-enzimatik sebagai pengolahan sampah dan desinfektan. Langkah terakhir adalah mengolah sampah dan memanfaatkan sampah organik sebagai cairan eko-enzimatik sebagai bahan sanitasi. Pada tahap akhir ini, POSDAYA berkumpul untuk menguji kualitas produk hand sanitizer untuk memastikan efektivitas produk. Luaran kegiatan ini berupa 1 video aksi, 1 artikel di majalah nasional ber ISBN dan 2 artikel di media online. Dalam kegiatan ini anggota Posdaya dapat mengelola dan memanfaatkan sampah organik sebagai Eco Enzyme Liquid untuk bahan hand sanitizer, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kemandirian kesehatan anggota Posdaya melalui penggunaan hand sanitizer produksi masyarakat. . Jumlah kata kunci maksimal 5 kata
Kata Kunci: Sampah, Eco-Enzyme, Posdia, Hand Sanitizer Bagian Pendahuluan maksimal 2000 kata yang menggambarkan analisis situasi dan permasalahan mitra. Penjelasan rinci tentang bagian pendahuluan meliputi: 1. ANALISIS SITUASI Bagian ini menguraikan analisis situasi dengan fokus pada situasi mitra saat ini, antara lain sebagai berikut. A. Bagi mitra yang bergerak di bidang keuangan produktif • Memberikan profil mitra secara lengkap disertai data dan gambar/foto terkait posisi mitra. • Menjelaskan aspek produksi dan manajemen bisnis afiliasi. • Mengungkapkan permasalahan yang dihadapi mitra selengkap-lengkapnya. B. Untuk Mitra Ekonomi Produktif • Menampilkan profil mitra dengan data status mitra dan gambar/foto. • Menjelaskan calon mitra dan peluang bisnis. • Jelaskan dan kelompokkan berdasarkan produk dan manajemen bisnis. • Pengungkapan semua permasalahan status sumber daya yang dihadapi mitra c. Bagi Mitra yang Tidak Produktif Secara Ekonomi/Sosial • Uraikan posisi mitra dengan data dan gambar/foto serta kondisi yang sedang dan sedang didukung. • Semua permasalahan yang ada saat ini seperti pelayanan kesehatan, pendidikan, keamanan, konflik sosial, kepemilikan tanah, kebutuhan air bersih, pencurian, buta huruf, dan lain-lain. tergantung. 2. Permasalahan Mitra Merujuk pada Poin Analisis Situasi, uraikan permasalahan yang menjadi prioritas mitra, antara lain sebagai berikut. A. Untuk mitra yang bekerja di bidang ekonomi produksi: Identifikasi isu-isu prioritas mitra dalam produksi dan manajemen yang disepakati dengan mitra. B. Untuk mitra yang berfokus pada ekonomi produktif: Solusi yang disepakati bersama terhadap isu-isu prioritas kemitraan baik dalam produksi maupun manajemen untuk kewirausahaan. C. Bagi mitra yang tidak produktif secara ekonomi/sosial: kesehatan, pendidikan, keamanan, konflik sosial, kepemilikan tanah, kebutuhan air bersih, pencurian, buta huruf, dan lain-lain. isu prioritas kemitraan negara di lapangan. D. Mendokumentasikan dengan jelas alasan pemrakarsa dan mitra dalam mengidentifikasi permasalahan prioritas yang disepakati untuk ditangani dalam pelaksanaan program PKM.
Pendahuluan 1. ANALISIS SITUASI Sampah merupakan suatu bahan yang dibuang atau tidak dimanfaatkan oleh pemiliknya, dan sampah organik merupakan sampah yang ramah lingkungan, sebenarnya sampah organik dapat diubah menjadi sesuatu yang bermanfaat jika diolah dengan baik, namun sampah organik menimbulkan penyakit dan bau yang tidak sedap. . karena cepatnya penguraian sampah organik. Kita semua bisa mengelola sampah dengan menerapkan prinsip 3R. (Reuse Reduce Recycle), dimana Anda selalu bisa mencoba mengelola sampah dengan sistem 3R dan hanya perlu meluangkan waktu untuk mengelola sampah dengan prinsip 3R dan khawatir terhadap penyakit yang ditimbulkan oleh sampah. (1) Sampah organik menurut jenisnya dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu sampah organik basah dan sampah organik kering. Sampah organik basah merupakan sampah yang banyak mengandung air, misalnya sampah sayuran, kulit pisang, buah busuk, kulit bawang, dan lain-lain. Sampah organik menghasilkan bau yang tidak sedap karena tingginya kandungan air yang menguraikan sampah jenis ini. Sampah organik cepat kering merupakan sampah yang kadar airnya rendah, seperti sampah organik seperti kayu, ranting pohon, kayu dan daun kering. Banyak sampah organik yang sulit didaur ulang sehingga sering dibakar untuk dibuang. Jika Anda ingin mengelolanya, Anda bisa mengubahnya menjadi sesuatu yang bermanfaat, salah satunya dengan mengolah sampah organik menjadi cairan eco-enzyme yang ajaib untuk tangan. pembersih. Ecoenzyme diproduksi dengan memfermentasi sisa makanan organik seperti limbah buah dan sayuran, gula (gula merah, gula merah atau gula tebu) dan air. Warnanya coklat tua dan memiliki bau fermentasi asam manis yang kuat. Eco-Enzyme merupakan cairan serba guna dan aplikasinya dalam rumah tangga, pertanian, dan peternakan. (2), (3) Pada dasarnya eco-enzyme mempercepat reaksi biokimia di alam, menghasilkan enzim yang berguna dengan menggunakan limbah buah atau sayuran dan limbah organik. Prinsip proses eco-fermenting sebenarnya mirip dengan proses pengomposan, namun ditambahkan air sebagai media pertumbuhan agar produk akhir yang diperoleh berbentuk cair, karena lebih mudah. Lagi sibuk apa? Keunikan Eco-Enzyme adalah tidak memerlukan lahan yang luas untuk proses fermentasinya seperti proses pengomposan, dan produk ini tidak memerlukan tangki kompos dengan karakteristik khusus. Botol air mineral bekas atau produk lain yang sudah tidak dapat digunakan lagi dapat digunakan kembali sebagai tangki fermentasi ramah lingkungan. Ini juga mendukung konsep penggunaan kembali dalam perlindungan lingkungan. (4) Eco-Enzyme hanya membutuhkan ukuran botol untuk medianya, sehingga menghemat ruang pemrosesan dan dapat digunakan di rumah. (5) Komunitas Sasaran – Dikenal dengan Pos Pemberdayaan Komunitas Berbasis Keluarga atau Keluarga (POSDAYA). . POSDAYA merupakan perpanjangan tangan dari POST Pemberdayaan Keluarga, sebuah wadah advokasi, komunikasi, informasi, edukasi dan koordinasi kegiatan penguatan fungsi keluarga secara menyeluruh. POSDAYA merupakan wadah perluasan 8 (delapan) fungsi keluarga secara menyeluruh, yaitu agama, kebudayaan, perlindungan, reproduksi/kesehatan, pendidikan, ekonomi/kewirausahaan, dan perlindungan lingkungan hidup. POSDAYA dapat dikembangkan terutama sebagai layanan keluarga terpadu
Pengelolaan sampah rumah tangga pdf, materi pengelolaan sampah rumah tangga, proposal pengelolaan sampah, ppt pengelolaan sampah rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga berbasis masyarakat, pengelolaan sampah plastik rumah tangga, kuesioner pengelolaan sampah rumah tangga, proposal pengelolaan sampah desa, pengelolaan sampah rumah tangga, sistem pengelolaan sampah rumah tangga, pengelolaan sampah organik rumah tangga, cara pengelolaan sampah rumah tangga